Fatamorgana vs. Magic Eye
Fatamorgana adalah tipuan visual yang direfleksikan oleh mata kita sendiri. Hampir setiap hari saya bertemu dengan yang namanya Fatamorgana. Dalam hal ini saya tidak secara harafiah menggambarkan fatamorgana seperti ada sebuah genangan air di tengah padang pasir yang panas, pengertian fatamorgana ini bisa diartikan kedalam kualitas individu sebagai makhluk sosial.
Sering kali kita bertemu dengan orang yang enak dipandang mata, tetapi semakin kita dekat, semakin kita mengenalnya lebh jauh, ternyata orang tersebut bisa dikatakan kosong. tidak mempunyai visi, misi dan intelegensi yang cukup, atau paling tidak untuk mengimbangi tampilan luarnya.
Seperti
halnya fatamorgana, awalnya memang saya pernah penasaran, saya mengejar
terus orang tersebut meskipun ditengah panas terik matahari dan hausnya
tenggorokan, tetapi setelah saya berlari kearahnya, saya sadar, bahwa
bahwa saya tidak menemukan apa yang saya cari dalam dirinya. saya tidak
menemukan apa yang saya lihat dari jauh sebelum saya berlari
mengejar.saya melihat orang te
rsebut sama persis dengan fatamorgana,
yang hanya dapat dilihat dari jauh, tetapi ketika didekati, ternyata
hanya tipuan perasaan dan mata saya saja. tipuan tersebut bisa berupa
penampilan, gaya hidup, kendaraan dan banyak lagi.
Jarang sekali saya bertemu dengan orang yang seperti gambar "magic eye" yang kalo dilihat sepintas, seperti batik saja, sama dengan gambar2 disampingnya, namun ketika dilihat lebih dalam lagi, ketika dikenal lebih dekat lagi, timbul gambar 3D yang indah,

Comments